
Unsplash.com/Rohit Bhusan
Dunia terlalu sibuk tiap waktu
Pagi, siang, sore, dan malam berlalu
Penuh debu
Sebagian membisu
Di tengah rutinitas yang seolah tak dapat berhenti
Aku mencoba mendengar diri sendiri
Berbisik tentang gelisah atas semua yang tak pasti
Di sudut malam yang sunyi
“Tak adakah yang punya pendengaran?”
Ia bertanya pelan-pelan
Takut jika mendapat penghakiman
Jengah dengan omongan penuh kebodohan
Aku masih mendengar diri sendiri
Bercerita tentang cinta yang ditutup ilusi
Juga ucapan-ucapan romantis untuk membohongi
Dia kecewa, marah, dan ingin mengamuk tanpa henti
Begitulah, kawan!
Dunia ini memang sesak tipuan
Hati-hati dan berjalanlah pelan-pelan!
Semoga kalian tak seperti diri ini yang menjadi korban!
November 2024
0 Comments