![]() |
| Unsplash.com |
Dia yang selalu datang di tempat ini
Mencari muka pada manusia pemilik jabatan tinggi
Tak pernah memberi arti
Sibuk dengan titik kesombongan diri
Tak ada yang mengharapkan hadirnya
Seluruh makhluk berdoa
Berharap ia segera sirna
Memohon agar tak ada lagi yang seperti dirinya
Saat mentari mulai meninggi
Kakiku sejenak berhenti
Aku menjadi saksi
Pada tatapan seorang pembenci
Percayalah! Tatapan itu sungguh mengerikan
Mendorong siapa pun yang melihatnya untuk memberi pukulan
Tak ada ampunan
Tak ada belas kasihan
Sekali lagi percayalah padaku!
Tatapan pembenci itu penuh dengan segala yang palsu
Sayangnya, tak ada lagi waktu
Untuk membalas tatapannya di kota yang penuh polusi dan debu
September 2022

0 Comments