Pepohonan terdiam
Mereka seolah ingin istirahat di kala malam
Namun, kondisi kota tak pernah diam
Memaksa pepohonan tetap teguh di tengah udara yang buram
Rembulan tertutup kabut
Langit tampak kerut
Idealisme mulai surut
Gelap membuat mereka larut
Di sini, aku mencoba tetap berdiri
Meski tak kutemukan angin segar pagi
Atau sapaan yang tulus dari hati
Di sini, banyak keikhlasan telah mati
Beragam tanya mulai merambat
Apakah waktu terlalu singkat?
Apa mungkin diriku yang terlalu lambat?
Atau justru kesadaranku yang terlampau jauh telat?
Titik ini tak pernah menyenangkan
Kota ini pun tak ada sisi nyaman
Hanya ada panas menyengat yang tak henti berhamburan
Juga para penguasa yang penuh kebusukan
September 2022

0 Comments